Panduan Aqiqah Anak Perempuan dan Laki-Laki Sesuai Sunnah

Panduan Aqiqah Anak Wanita serta Pria sesuai Sunnah

Tadinya, Dream sudah menarangkan penafsiran aqiqah, hukum aqiqah, serta waktu terbaik aqiqah. Saat ini saatnya mangulas tata metode aqiqah anak wanita serta pria cocok sunnah.

Urutan ataupun tata metode aqiqah anak wanita serta pria sesungguhnya sama saja. Yang membedakan cumalah jumlah kambing yang dikurbankan buat aqiqah.

Berikut tata metode aqiqah anak wanita serta pria cocok sunnah.

1. Menyembelih Kambing

Aqiqah identik dengan menyembelih kambing. Tetapi, di masa modern ini, menyembelih kambing buat aqiqah merupakan perihal yang merepotkan. Sebab itu, banyak yang membeli masakan kambing yang telah siap digunakan buat kegiatan aqiqah anak.

Jumlah kambing yang disembelih buat aqiqah berbeda antara anak wanita serta pria. Buat aqiqah anak wanita orang tua mempersiapkan satu ekor kambing. Sebaliknya buat anak pria, orang tua menyembelih 2 ekor kambing.

Soal jumlah kambing yang disembelih buat aqiqah anak wanita serta pria ini sudah disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud.

Yang maksudnya: Dari Ummu Kurz dia mengatakan,” Saya mendengar Nabi shallallahu‘ alahi wa sallam bersabda Buat seseorang anak pria merupakan 2 ekor kambing serta buat hendak wanita merupakan seekor kambing. Tidak kenapa untuk kamu apakah dia kambing jantan ataupun betina.”( HR. Abu Dawud nomor. 2834- 2835).

Ketentuan kambing yang disembelih buat aqiqah anak wanita serta pria ini sama dengan hewan kurban. Ialah kambing yang bermutu, baik dari segi tipe sampai umur. Kambing tersebut pula wajib leluasa dari cacat serta penyakit.

Saat sebelum menyembelih kambing buat aqiqah, disunnahkan buat membaca doa bagaikan berikut:

BISMILLAHI WA BILLAHI, ALLAHUMMA AQIQATUN AN FULAN BIN FULAN, LAHMUHA BILAHMIHI Sang AZHMIHI, ALLAHUMMAJALHA WIQAAN LIALI MUHAMMADIN ALAIHI WA ALIHIS SALAM.

Yang maksudnya:” Dengan nama Allah dan dengan Allah, Aqiqah ini dari fulan bin fulan, dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, peruntukan aqiqah depok ini bagaikan ciri kesetiaan kepada keluarga Muhammad SAW.”

2. Memasak Daging Aqiqah

Tata metode aqiqah berikutnya merupakan memasak daging dari hewan yang disembelih buat aqiqah. Soal ini, terdapat 2 komentar ulama menimpa daging aqiqah.

Komentar awal berkata hendaknya daging hewan aqiqah dimasak terlebih dulu setelah itu dibagikan. Komentar ke 2 menganjurkan buat memberikan daging aqiqah semacam daging kurban, tidak dimasak terlebih dulu.

Tetapi jumhur ulama lebih mengajurkan buat memasak daging aqiqah terlebih dulu saat sebelum membagikannya kepada orang- orang. Perihal itu diungkapkan dalam kitab Atahzib yang ditulis Imam Al- Baghawi.

Yang maksudnya:” Diajarkan buat tidak memberikan daging hewan aqiqah dalam kondisi mentah, hendak namun dimasak terlebih dulu setelah itu diantarkan kepada orang fakir dengan nampan.”( Imam Al- Baghawi dalam kitab Atahzib)

Setelah itu, komentar yang ditulis dalam kitab Al- Musfashshal fi Ahkamil Aqiqah yang maksudnya,” Mayoritas ahlul ilmi menyarankan supaya daging hewan aqiqah tidak dibagikan dalam kondisi mentah, tetapi dimasak terlebih dulu setelah itu disedekahkan pada orang fakir.”

Bagi hadis yang diriwayatkan al- Bayhaqi, daging aqiqah hendaknya dimasak terlebih dulu baru dibagikan.

Yang maksudnya: Aisyah r. a mengatakan,” Sunnahnya 2 ekor kambing buat anak pria serta satu ekor kambing buat anak wanita. Dia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Kemudian dimakan( oleh keluarganya), serta disedekahkan pada hari ketujuh.”( HR al- Bayhaqi)

3. Memakan Sebagian Daging Aqiqah

Dari hadis yang diriwayatkan al- Bayhaqi, telah jelas disebutkan kalau daging aqiqah sebagian dimakan. Sebaliknya sebagiannya lagi dibagikan kepada orang- orang.

Tata metode aqiqah memberikan daging ini nyaris sama dengan daging kurban. Sebagian daging aqiqah diberikan kepada keluarga Muslim yang melakukan aqiqah. Sedangkan sisanya bisa dibagikan kepada orang sebelah maupun fakir miskin.

4. Mencukur Rambut serta Membagikan Nama Dikala Aqiqah

Tata metode aqiqah selanjutnya merupakan mencukur rambut balita yang baru lahir serta membagikan nama kepadanya. Dalam tata metode aqiqah bagi Islam, orang tua membagikan nama yang baik kepada anak yang baru lahir.

Membagikan nama yang baik mencerminkan gimana akhlak serta imannya nanti kepada Allah SWT.​ Hukum mencukur rambut balita dikala melaksanakan aqiqah bagi komentar yang kokoh di golongan ulama merupakan sunnah.

5. Mendoakan Balita Dikala Aqiqah

Tata metode aqiqah anak berikutnya merupakan mendoakan balita yang baru lahir. Berikut merupakan teks doa yang hendaknya diucapkan buat balita yang baru lahir.

” UIIDZUKA BI KALIMAATILLAAHIT TAMMAATI MIN KULLI SYAITHOONI WA HAAMMAH. WA MIN KULLI AININ LAAMMAH.”

Yang maksudnya:” Aku perlindungkan engkau, wahai balita, dengan kalimat Allah yang Perkasa, dari masing- masing godaan syaitan, dan masing- masing pemikiran yang penuh kebencian.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *