Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia

Salah satu pengaruh besar terhadap kebudayaan di Indonesia ialah kerajaan bercorak Islam. Dalam hal ini peran para wali dari agama Islam mempunyai kontribusi yang cukup besar. Para wali tersebut merangkul kebudayaan dalam usahanya untuk menyebarluaskan agama Islam.

Sejarah agama Islam di Indonesia banyak meninggalkan sejarah yang masih terawat dan terjaga sampai saat ini. Tentunya tidak ada salahnya kita mengetahui apa saja peninggalan kerajaan Islam di Indonesia tersebut sebagai wawasan dan tambahan pengetahuan kita.

Macam-macam Peninggalan Sejarah Kerajaan Islam di Indonesia

1. Masjid Agung Demak

Namanya mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Masijd Agung Demak ini merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Indonesia. Tepatnya masjid ini berada di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Demak, Jawa Tengah.

Masjid ini dipercayai sebagai tempat berkumpulnya para wali yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa yang dikenal sebagai wali songo. Untuk pendiri masjid ini ialah Raden Patah selaku raja pertama Kesultanan Demak sekitar tahun ke-15 Masehi.

2. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Keraton yang cukup dikenal sebagai Keraton Yogyakarta ini merupakan istana dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang sekarang terletak di Yogyakarta, Jawa Tengah. Keraton ini mulai dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755 setelah perjanjian Giyanti.

3. Pemakaman Imogiri

pemakaman imogiri
visitingjogja.com

Pemakaman Imogiri adalah sebuah kompleks pemakaman yang terletak di Imogiri, Kecamatan Bantul, Provinsi DIY. Warga sekitar menganggap pemakaman ini sebagai tempat suci dan keramat karena yang dimakamkan di tempat tersebut ialah raja-raja dan keluarga raja dari Kesultanan Mataram.

Pada tahun 1962 makam ini didirikan oleh Prabu Hanyokusumo. Makam ini terletak di atas perbukitan yang masih satu bagian dengan pegunungan seribu.

4. Istana Maimun

Istana ini merupakan istana dari Kesultanan Deli yang merupakan salah satu ikon kota Medan, Sumatra Utara. Istana ini tepatnya berlokasi di Jalan Brogadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.

Istana ini didesain oleh arsitek dari Italia dan pendirinya ialah Sultan Deli yang bernama Sultan Mahmud Al Rasyid. Istana Maimun dibangun sejak 26 Agustus 1888 sampai 18 Mei 1891. Bangunan istana ini terdiri dari 3 bagian yaitu bangunan induk, sayap kanan, dan bangunan sayap kiri.

5. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta ialah istana milik Kasunanan Surakarta tepatnya berlokasi di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pendirinya ialah Susuhunan Pakubuwana II. Keraton ini didirikan pada tahun 1744 sebagai ganti Keraton Kartasura yang hancur akibat Geger Pecinan tahun 1743.

Sebenarnya jauh sebelum Islam datang, masyarakat Indonesia masih dipengaruhi oleh ajaran Hindu-Budha. Namun, seiring masuknya Islam ke Nusantara, terjadilah proses percampuran budaya.

Besarnya pengaruh budaya Islam sekarang merambah ke setiap lapisan masyarakat. Selain peninggalan tersebut, masih banyak peninggalan kerajaan Islam di Indonesia yang masih bertahan.

Diantaranya ada keraton atau istana (Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, Keraton Surakarta Hadiningrat, Pura Mangkunegarn, Keraton Banten, Kasepuhan, dst), Masjid (Masjid Agung Demak, Masjid Agung Surakarta, Masjid Agung Sunan Ampel, Masjid Baiturrahman, Masjid Agung Yogyakarta, Masjid Agung Banten, dst), Makam dan Batu Nisan (Makam Sunan Gunung Jati, Sunan Tembayat, Makam Troloyo, dst), Pesantren (Pesantren Prabu Giri Satmaka di Gresik), seni dan sastra, dan perayaan keagamaan. Semua itu adalah bentuk peninggalan kerajaan Islam di Indonesia yang masih dapat dijumpai hingga sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *